Iklan

Selasa, 01 Mei 2012

6 Anggapan Salah Tentang Produk Penurun Berat Badan

Dunia kesehatan saat ini dibanjiri oleh berbagai produk penurunan berat badan. Namun Anda patut waspada karena semakin banyak pula kebohongan tentang produk kesehatan dan itu bisa berlangsung setiap hari. Produk penurunan berat yang menipu, biasanya berisi penelitian yang tidak jelas, klaim logika dan berbagai manfaat palsu untuk menurunkan berat badan. Sachi Sohal, H.O.D. dari Dietetics Department di Rumah Sakit BLK Super Specialty, menjabarkan 10 kebohongan dalam penurunan berat yang harus Anda perhatikan seperti yang dilansir Health Me Up.

1. Toning Shoes
Toning shoes adalah sepatu dengan sol bergelombang dan bola keseimbangan mini serta bantalan pada bagian alas, yang menciptakan peningkatan aktivitas otot pada kaki dan betis.
Beberapa perusahaan bahkan mengklaim kalau toning shoes dapat memperbaiki postur tubuh, mengatasi sakit punggung dan mengencangkan paha. Namun, penggunaan sepatu ini tidak dapat menggantikan rutinitas kebugaran. Banyak ahli berpendapat bahwa rocket-bottom shoes, atau dikenal sebagai toning shoes untuk pemula dapat membantu mengurangi nyeri tumit di pergelangan kaki dengan memberi tekanan dari tumit, tetapi tidak membantu menurunkan berat badan.

2. Body Wrap
Biasanya produk ini berbentuk pakaian atau sabuk yang dikenakan pada bagian yang diinginkan untuk menurunkan berat badan. Membungkus tubuh akan meningkatkan suhunya sehingga mengeluarkan keringat, proses yang diklaim dapat menurunkan berat badan. Faktanya, ini hanyalah solusi sementara dan hasilnya tidak permanen. Berat Anda mungkin sedikit turun karena kehilangan sejumlah air, namun penggunaan secara berlebihan dapat mengakibatkan dehidrasi parah atau redistribusi cairan ke bagian tubuh yang lain.

3. Krim pelangsing
Ini merupakan krim kulit yang kerap kali diklaim perusahaan pengembangnya sebagai solusi utama untuk menurunkan berat badan. Tapi secara medis, tidak ada bukti manfaat krim ini. Yang krim ini lakukan adalah membuat kulit tampak lebih halus dan pada tingkat tertentu mengurangi munculnya selulit.

4. Kapsul Pembakar Kalori
Pil ini menjanjikan bisa meningkatkan metabolisme tubuh dan pembakaran kalori lebih cepat. Pil ini sebaiknya tidak dikonsumsi karena dapat menimbulkan bahaya kesehatan dengan mengubah produksi endokrin tubuh atau juga memiliki efek samping yang serius lainnya melalui penurunan lemak tubuh secara cepat dan dalam jangka waktu yang pendek. Beberapa obat ini bahkan dilarang oleh Badan Pengawas Obat internasional.

5. Suntik HCG
Human Chorionic Gonadotropin atau HCG pada dasarnya merupakan obat yang dipakai untuk mengobati masalah kesuburan pada wanita. Menuurt sebuah artikel di Huffington Post, "Obat ini tidak memiliki manfaat menurunkan berat badan dan diet ketat yang dapat menyebabkan kekurangan gizi."

6. Minuman Tinggi Protein
Peningkatan protein dalam diet membantu untuk mengekang nafsu makan. Protein memberikan rasa kenyang, tetapi peningkatan protein dalam jumlah yang tinggi dapat membebani ginjal. Satu gram protein per kilogram berat badan merupakan jumlah yang dianjurkan para ahli kesehatan. Namun, orang yang memiliki sedikit waktu untuk memasak dan membutuhkan minuman pengganti makanan dapat menggunakan suplemen protein. Anda boleh mengkonsumsi minuman shake protein sekitar 20 gram per porsi hanya sekali dalam sehari.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar